Karir: Apakah Harapan Pekerjaan Anda Realistis?

karir

Tentu kita semua memiliki harapan, apalagi mengenai masa depan karir kita. Harapan yang kita miliki dapat memotivasi dan mendorong kita untuk melangkah maju. Tetapi tidak semua orang memiliki harapan yang masuk akal karena biasanya ada rasa obsesi didalamnya. Untuk itu tinjau kembali apakah harapanmu realistis atau tidak realistis?. Jika harapanmu tidak realistis ini hanya akan membuatmu sakit. Coba cek kembali apakah harapanmu sudah masuk akal. Cek kembali dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

Apakah harapan pekerjaanmu realistis?

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang harus kamu tanyakan pada diri sendiri, yang akan membantumu untuk mengukur apakah harapan karirmu sudah realistis:

1. Periksa ulang ekspektasimu?
Kadang-kadang kita memiliki ekspektasi yang tinggi, tanpa mengukur seberapa kemampuan kita.

2. Apakah kamu dapat mewujudkan harapanmu tanpa validasi?
Hal ini sangat berhubungan dengan orang lain, kadang-kadang kita memasak harapan kita dan akhirnya gagal dalam berkomunikasi untuk mendapatkan persetujuan.

3. Apakah Seseorang bisa menjadi konsisten?
Suatu hari mungkin kamu berpikir melakukan sesuatu dengan cara tertentu dan hari berikutnya melakukan dengan cara yang berbeda. Mungkin kamu sekarang merasa bingung dan tidak tahu apa yang sebenarnya diharapkan.

4. Bagaimana standarmu di bandingkan dengan yang lainnya?
Ada garis tipis antara ingin menjadi yang terbaik dan menjadi obsesif. Pastikan kamu tahu dimana harapanmu adalah hal yang wajar dan bukan merupakan obsesif.

5. Apakah kamu perlu berkomunikasi mengenai harapanmu?
Terkadang kita sering melakukan sebuah pekerjaan bersama tanpa berkomunikasi sebelumnya mengenai apa yang kita harapkan dalam pekerjaan ini. Berdiskusilah dengan tim mengenai segala hal yang dibutuhkan sebelum bekerja.

6. Apakah kamu mendapatkan feedback?
Kamu mungkin perlu untuk mengkalibrasi apa harapanmu dengan seseorang yang dapat memberikan beberapa umpan balik yang obyektif dan pemahaman tentang kepribadianmu. Kamu bisa melakukan hal ini dengan atasanmu, mentor atau rekan kerja yang kamu hormati.

Bagaimana apakah harapan pekerjaanmu realistis?. Jika ternyata harapan mu tidak realistis, kamu mungkin perlu untuk memikirkan ulang mengenai karir mu. Jika tidak, hal ini akan berisiko membuat dirimu terus kecewa dengan orang-orang di sekitarmu.

Kunjungi http://www.lowongan.id/ untuk mendapatkan informasi seputar lowongan kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *