8 Hal yang Harus Kamu Buang Dari Resume-mu

resume

Rata-rata para pencari kerja merasa kebingungan dengan informasi apa saja yang harus dicantumkan dalam resume mereka, apalagi bagi mereka yang baru terjun di dunia kerja. Terkadang mereka membuat kesalahan dengan menuliskan hal-hal yang seharusnya tidak mereka cantumkan dalam resume, sebenarnya apa saja sih yang sebaiknya tidak di cantumkan.

Berikut 8 hal yang harus kamu buang dari resume-mu:

1. Alamat email yang tidak profesional
Memiliki email address hotbuns3559@domain.com mungkin terkesan lucu tetapi ini bukanlah sesuatu yang baik jika digunakan untuk melamar pekerjaan. Saat melamar kerja sebaiknya gunakan email dengan nama lengkap mu, dengan begitu kamu akan di anggap sebagai orang yang profesional.

2. Alamat surat menyurat
Jika kamu ingin pindah kerja, sebaiknya jangan meninggalkan alamat rumahmu pada resume. Hal ini menjadi semakin umum bagi para profesional untuk menghapus informasi ini. Selain itu dapat melindungi diri dari pencurian identitas diri.

3. Data pribadi
Jangan memasukan informasi pribadi seperti nomor jaminan sosial, status perkawinan, kebangsaan atau agama. Sebaiknya kamu juga menghapus hobimu dari resume. Menuliskannya hanya membuang-buang waktu saja dan para perekrut tidak membutuhkan informasi pribadi seperti itu.

BACA JUGA: 10 HAL YANG HARUS ADA DALAM RESUME PROFIL LINKEDIN

4. Account media sosial yang tidak relevan
Memiliki akun media sosial yang tidak profesional seperti menggunakan nama akun alay hanya akan menggagalkanmu untuk mendapatkan pekerjaan. Hapuslah link ini dari resumemu untuk melindungi profesionalmu. Tetapi setidaknya kamu harus mempunyai satu akun profesional di situs seperti LinkedIn atau GitHub. Memasukkan akun media sosial dalam resume seharusnya didasari pada jenis pekerjaan yang kamu lamar. Misalnya jika kamu akan bekerja di bidang kreatif, sebaiknya pertimbangkan untuk membuat situs pribadi yang berisi contoh-contoh desainmu sehingga memudahkanmu berbagi portofolio di mana saja dan kapan pun.

5. Info kontak
Ingat, informasi kontak yang di cantumkan akan digunakan oleh perekrut untuk menghubungimu. Jadi jangan sekali-kali memasukkan no telpon atau alamat email kantor dalam resumemu. Tentunya kamu tidak ingin jika atasanmu mengetahui kamu sedang mencari pekerjaan baru, bukan?. Untuk itu cantumkan selalu daftar alamat email dan nomor telepon pribadi diresume. Hal ini juga berlaku untuk setiap akun media sosial profesionalmu.

6. Font dan warna
Pemilihan font dalam resume tenyata memiliki pengaruh yang besar bagi resumemu. Gunakan font yang mudah dibaca dan tidak membingungkan seperti Arial, Calibri, Cambria, Tahoma, Book Antiqua, atau Franklin Gothic. Sebaiknya kamu menyimpan desain resumemu secara online serta agar memudahkanmu jika sewaktu-waktu membutuhkannya.

7. Riwayat Gaji
Banyak orang berpikir jika memasukkan informasi mengenai gajimu sebelumnya adalah hal yang penting. Sebenarnya bagi para perekrut hal ini tidak penting karena mereka lebih mengutamakan informasi mengenai pengalaman profesionalmu dan keterampilan yang kamu miliki. Jika dalam lamaran kerja meminta persyaratan daftar gajimu sebelumnya, jawablah pertanyaan tersebut dalam surat lamaranmu.

8. Informasi-informasi yang tidak relevan
Hindari memasukkan informasi-informasi yang tidak relevan dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar. Memasukkan informasi seperti itu hanya membuang-buang waktumu. Selain itu informasi ini tidak akan dibaca oleh para perekrut karena hanya akan menyita waktu mereka.

Sudah tahu akan hal apa saja yang sebaiknya tidak kamu tulis dalam resume. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Kamu mencari informasi lowongan keraj?, yuk kunjungi http://www.lowongan.id/ untuk mendapatkan informasi terbaru seputar lowongan kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *