7 Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Akuntan

akutansi

Apakah kamu ingin  berkarir di bidang akuntan?. Seperti kebanyakan orang, kamu mungkin berpikir bahwa perkerjaan di bidang akuntan sangat erat kaitannya dengan sederet angka-angka. Untuk menjadi seorang akuntan harus memilki beberapa skill. Nah ini dia 7 skill yang kamu butuhkan untuk menjadi seorang akuntan:

1) Matematika. Ya kamu harus membiasakan diri akrab dengan deretan angka, termasuk penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan persentase. Sedangkan untuk kalkulus atau trigonometri tidak diperlukan, syukurlah. Tetapi kamu juga harus akrab dengan aljabar karena sangat penting, banyak akuntansi melibatkan pemecahan masalah menggunakan aljabar.

2) Detail. Seorang akuntan harus bekerja secara detail. Bagi orang akuntan, sesuatu yang tidak detail cenderung tidak akurat dan otomatis tidak bisa dipertanggung jawabkan. Itu sebabnya mengapa orang akuntansi cenderung terbiasa terhadap hal-hal yang sifatnya detail dan tidak terbiasa dengan yang sebaliknya.

3) Menghafal. Banyak orang  membandingkan akuntan dengan hukum. Ada banyak konsep untuk menguasai dan formula untuk menghafal. Untungnya, setelah kamu bekerja di akuntansi selama beberapa tahun, konsep-konsep ini menjadi sifat kedua.

4) Teliti. Menghasilkan sebuah laporan perusahaan yang di kerjakan dengan kurang teliti, bisa jadi laporan yang di buat akan terdapat kekeliruan. Kita harus sepakat bahwa laporan keuangan di buat itu dengan sistem balance (Keseimbangan).

5) Orang. Para akuntan terkenal sebagi orang hambar tanpa humor. Memiliki keterampilan berkomunikasi dengan oranglain adalah suatu keharusan untuk sebuah sukses. Pertama, sangat penting untuk mengembangkan kepercayaan dalam hubungan dengan klien . Kedua, orang sering menjadi sangat emosional terhadap maslah uang terutama uang mereka.

6) Berbicara. Akuntansi adalah ilmu yang tepat. Ketika berbicara tentang pekerjaan akuntan, kamu harus berbicara secara spesifik dan to-the-point. kamu harus memberikan informasi secara jelas agar tidak terjadi ambiguitas.

7) Menulis. Tidak selamanya kamu akan menjelaskan analisa kamu secara face-toface. Jadi kamu harus dapat menulis analisis dan rekomendasi secara tertulis. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat menulis, percaya diri dan persuasif.

Untuk menjadi seorang akutan setidaknya kamu harus memiliki ke 7  point tadi. Bagaimana kamu tertarik menjadi seorang akuntan?. Jika tertarik kamu bisa mencari lowonganya di http://www.lowongan.id/akuntan/all.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *