3 Kesalahan Dalam Resume & Cara Memperbaiki Yang Harus Kamu Tahu

resume

Saat melamar pekerjaan resume merupakan kesempatan awal menjadi bahan pertimbangan untuk mengikuti proses seleksi berikutnya. Tahukah kamu jika para perekrut hanya memiliki waktu sekitar 5 menit untuk melakukan scaning resume. Apakah masuk kualifikasi seperti yang perusahaan inginkan atau tidak. Agar dapat lolos dalam proses scaning tentu kamu harus membuatnya terlihat semenarik mungkin.
Banyak para pencari kerja yang melakukan kesalahan saat membuat resume, tanpa mereka sadari. Apa saja kesalahan itu?, simak artikel berikut.

1. Tidak memiliki format dan tidak menarik
Setiap resume yang dibuat harus mempunyai format yang menarik agar dianggap serius. Jika resumemu terlihat berantakan, tidak teratur, dan tanpa format yang jelas, dapat dipastikan para prekrut akan sulit membacanya. Tahukah kamu jika para perekrut tidak dapat menemukan informasi yang di butuhkan untuk mempertimbangkanmu sebagai calon karyawan maka hilanglah sudah kesempatanmu untuk mendapatkan pekerjaan. Investasikan sedikit waktumu untuk membuat resume yang menarik dan mudah dibaca.

2. Terlalu panjang
Kata kunci sangatlah penting didalam resume. Membuat resume yang panjang hanya akan membuat para penyeleksi kesulitan untuk melihat apakah kamu sesuai dengan kualifikasi mereka. Para perekrut akan beralih ke resume berikutnya karena mereka tidak memiliki banyak waktu dalam menyeleksi. Resume yang berisi poin-poin penting dan tidak terlalu padat dengan teks dan saat dibaca para penyeleksi langsung dapat memahaminya, merupakan resume yang sempurna. Letakkan bagian ini di atas untuk menangkap perhatian perekrut.

BACA JUGA: 10 HAL YANG HARUS ADA DALAM RESUME PROFIL LINKEDIN

3. Perhatikan teks
Sebenarnya ada sebuah rahasia kecil dalam menulis resume agar terlihat profesional. Yang pertama perhatikan penulisan paragraf usahakan panjang kalimat maksimal 3-5 terutama pada bagian ringkasan karir mu selama ini dan personal branding. Jangan pernah membuat resume yang berisi teks padat, tentu para penyeleksi tidak akan menyia-nyiakan waktunya untuk membacanya. Dalam menyeleksi para perekrut biasanya hanya membaca secara sekilas, jadi jika kamu membuat resume yang panjang hanya akan sia-sia.

Berikutnya mari kita simpulkan apa saja yang menjadi poin penting:
1. Buatlah resume yang menarik. Petunjuk: menggunakan warna pasti dapat menjadi nilai plus, terlebih jika kamu dapat menggunakan warna yang tepat.
2. Buatlah dalam bentuk point hal-hal penting. Bold, underline, dan buat bagian penting semenarik mungkin agar menarik mata perekrut.
3. Setiap paragraf maksimal terdiri dari 3-5 kalimat. Ingatlah bahwa tujuanmu membuat resume yang menarik perhatian, sehingga dapat lolos dalam proses scaning.

Tentu saja, ada banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat menulis resume, tetapi tiga point di atas sangatlah penting untuk menarik kesan pertama dan lolos melewati proses scaning.

Memasukkan tips ini dalam resume mu akan memberi mu kesempatan lebih besar untuk berhasil melewati scaning awal serta kesempatan untuk mengikuti proses seleksi berikutnya yaitu wawancara.

Kunjungi http://www.lowongan.id/ untuk mendapatkan informasi seputar lowongan kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *