11 Tips Penting Cara Menulis Surat Pengunduran Diri

Saat memutuskan untuk resign tentunya kamu harus segera menulis surat pengunduran diri. Lantas, bagaimana cara membuat surat mengundurkan diri dari perusahaan? Berikut ini 11 Tips Penting cara menulis surat pengunduran diri:

1. Pembukaan surat. Buatlah pembukaan surat pengunduran diri dengan ramah tetapi tetap formal. Mengapa demikian? hal ini dilakukan menjaga profesional kamu.

2. Jelaskan alasan resign. Jangan lupa untuk memberikan alasan mengapa kamu mengundurkan diri dari perusahaan. Hal ini sangat penting agar pihak perusahaa tidak memberikan penawaran-penawaran yang akan membatalkan niat resign.

3. Ajukan surat pengunduran diri dua minggu sebelum kamu berhenti. Berikan surat pengunduran diri 2 minggu sebelum kamu resign. Karena pihak perusahaan tentunya membuhtukan waktu untuk mempersiapkan orang yang akan menggantikan posisi kamu.

4. Ucapan terimakasih. Jangan lupa tuliskan ucapan terimakasih untuk kesempatan bekerja dan mengembangkan diri yang telah diberikan perusahaan serta dukungan atasan dan rekan kerja selama ini.

5. Tulis tanggal terakhir bekerja. Cantumkan juga kapan hari terakhir kita bekerja. Agar tidak terjadi kesalah pahaman.

6. Tunjukan surat kepada perusahaan dan beri tanggal. Tulislah tanggal saat surat diberikan kepada atasan. Hal ini akan membantu jika ada ketidak sepahaman mengenai kapan surat ditulis dan diterima.

7. Bersedia membantu calon pengganti kamu selama masa transisi. Tawarkan bantuan ini kepada  pihak  perusahaan agar kamu terkesan sebagai orang yang bertanggung jawab. Hal ini juga merupakan trik untuk menjalin hubungan baik. Segala hubungan baik akan berbuah manis pula bagi kelangsungan karier dan kehidupan kamu.

8. Kalimat Penutup. Tutuplah surat pengunduran diri dengan kata  “Hormat” ini akan memberikan kesan lebih formal. Selain itu kamu juga dapat menuliskan kalimat yang menunjukan bahwa kamu bersyukur pernah bekerja di perusahaan sebagai kalimat penutup.

BACA JUGA: 10 CARA MUDAH MENCARI PEKERJAAN YANG LEBIH BAIK

9. Akhiri dengan kalimat yang menyentuh hati. Bagian akhir akan menjadi satu hal yang sangatlah tepat untuk menyentuh hati seseorang. Kamu bisa sedikit memberikan catatan yang sangatlah hangat, dan menceritakan betapa bersyukurnya bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut.

10. Siapkan salinan surat. Setidaknya tiga buah salinan surat. Salinan surat ini akan kamu bagikan untuk atasan, HRD dan dokumentasi pribadi.

11. Baca kembali. Setelah selesai menulis surat pengunduran diri, jangan lupa untuk membaca ulang sebelum diberikan kepada atasaan. Hal ini akan menghindari dari kesalahan ketik, kesalahan tata bahasa dan lebih penting adalah saat surat dibaca secara keseluruhan memberikan kesan positif bukan bermusuhan.

Jangan lupa bahwa, surat pengunduran diri akan dimasukkan dalam arsip perusahaan, dan dapat dilihat sewaktu-waktu di masa yang akan datang oleh perusahaan, dan bisa saja menjadi sumber informasi bagi perusahaan lain yang ingin mengetahui riwayat pekerjaan kamu saat kamu melamar pekerjaan, karena itu, surat pengunduran diri sebaiknya profesional dan sopan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *